jump to navigation

MISTERI RUH 8 Januari 2009

Posted by ibnu_taheer in Naskah Islami.
trackback

MISTERI RUH

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

اللَّهُ يَتَوَفَّى الأنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَى عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الأخْرَى إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ (ألزمر:42)

Artinya : Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir.”

Nyawa, jiwa atau yang biasa dikenal dengan ruh adalah suatu misteri yang sangat luar biasa. Sejak zaman purba, manusia tak henti-hentinya berusaha mengungkap rahasia ruh tersebut. Sampai sekarangpun tidak diketahui apakah sebenarnya ruh itu? Sungguh suatu misteri yang tak pernah terpecahkan hakikat kebenarannya.

Para ilmuwan saling silang pendapat tentang apa yang menjadi sebab kematian makhluk hidup. Apakah karena detak jantung berhenti? Penemuan mutakhir menyatakan bahwa ketika jantung manusia atau hewan dipotong, ia masih akan berdenyut dan kembang kempis selama beberapa menit lamanya. Hal tersebut menimbulkan pertanyaan baru : apakah berhentinya detak jantung yang mengakibatkan kematian atau malah sebaliknya kematian yang menyebabkan detak jantung terhenti.

Termasuk misteri ruh adalah kondisi orang tidur. Hal ini lebih aneh lagi bahwa orang bermimpi di saat tidur sebenarnya hidup atau mati. Sebagian ulama berpendapat bahwa sebenarnya orang tidur itu mengalami suatu kematian. Orang yang telah ditetapkan kematiannya ruhnya akan dilepas oleh Allah swt dan tidak akan pernah dikembalikan lagi pada jasadnya. Berbeda dengan orang mati, ketika seseorang sedang tidur nafsu al hayat (ruh kehidupan) akan ditahan oleh Allah swt, sedangkan nafsu at tamyiz (ruh kesadaran) akan dilepaskan dan dikembalikan lagi saat seseorang bangun dari tidurnya karena memang belum tiba masa ajalnya.

Oleh karena itu, ada persamaan dan perbedaan antara orang mati dengan orang yang bermimpi. Konotasinya adalah nafsu at tamyiz keduanya sama-sama dilepaskan dari jasadnya baik di saat tidur maupun ketika mengalami suatu kematian. Namun jika orang mati, maka kedua ruhnya yakni nafsu al hayat dan nafsu at tamyiznya akan dicabut dan dilepaskan, sedangkan orang tidur hanya ruh kesadaran saja yang diambil oleh Allah swt dan ruh kehidupan dibiarkan bersemayam di dalam jasadnya.

Sayyidina Ali karramallahu wajhahu berkata : “Ketika tidur, ruh kita dibawa ke langit yakni nafsu at tamyiz. Di sana ruh kita bertemu dengan ruh-ruh lain termasuk ruh orang yang sudah mati terdahulu”. Ru’yatu al haq (mimpi yang benar dan nyata) terjadi pada saat ruh berada di langit. Di sana ia akan menjumpai ruh-ruh orang sekelilingnya termasuk ruh para ulama, orang-orang soleh, para wali bahkan para nabi sekalipun. Akan tetapi dalam perjalanan kembali ke jasad, ruh akan diganggu oleh syetan dan dipermainkannya sehingga banyak sekali orang tidur yang bermimpi tidak jelas keberadaannya bahkan seringkali mereka tidak ingat tentang apa yang telah dimimpikannya. Sungguh mimpi yang tidak pernah diharapkan oleh setiap insan.

Semua yang terjadi di alam semesta ini adalah kehendak Allah swt. masing-masing terdapat rahasia di belakangnya. Hanya sedikit yang bisa terungkap dan banyak sekali yang masih menyisakan suatu misteri termasuk haliyyah ruh, jiwa atau nyawa manusia. Kita hanya bisa berharap agar diberi pemahaman atas sirru al qodlo’ oleh Allah swt. Para ulama berkata : “Barang siapa bisa memahami rahasia kehendak Allah swt, niscaya tidak ada beban berat dalam hidupnya yang tidak mudah diatasi, takkan ada kesulitan dalam menghadapi segala musibah, apapun bentuknya.”. Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, pesankan sesuatu kepadaku yang akan berguna bagiku dari sisi Allah.” Nabi Saw lalu bersabda: “Perbanyaklah mengingat kematian maka kamu akan terhibur dari (kelelahan) dunia, dan hendaklah kamu bersyukur. Sesungguhnya bersyukur akan menambah kenikmatan Allah, dan perbanyaklah doa. Sesungguhnya kamu tidak mengetahui kapan doamu akan terkabul.” (HR. Ath-Thabrani). Nabi Muhammad saw bersabda : “Perbanyaklah mengingat kematian. Seorang hamba yang banyak mengingat mati maka Allah akan menghidupkan hatinya dan diringankan baginya akan sakitnya kematian”. (HR. Ad-Dailami)

Allah selalu memberikan pertolongan dan bersama orang-orang yang bertakwa dan terus bertawakkal kepada-Nya. Diriwayatkan dari Abul Abbas Abdulloh bin Abbas rodhiallohu ‘anhuma beliau berkata: Suatu hari aku berada di belakang Nabi sholallahu ‘alaihi wa sallam Lalu beliau bersabda , “Nak, aku akan ajarkan kepadamu beberapa patah kata: Jagalah Allah, Niscaya Dia akan senantiasa menjagamu. Bila engkau meminta sesuatu, mintalah kepada Allah, dan bila engkau meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah, jika semua umat manusia bersatu padu untuk memberikan suatu kebaikan kepadamu, niscaya mereka tidak dapat melakukannya kecuali dengan sesuatu yang telah ditulis oleh Allah bagimu, dan jika semua umat manusia bersatu padu untuk mencelakakanmu, niscaya mereka tidak dapat mencelakakanmu kecuali dengan sesuatu yang telah ditulis oleh Allah bagimu. Pena telah diangkat dan catatan-catatan telah mengering.” (HR Tirmidzi Dia berkata : “Hadits ini hasan shohih”)

Dalam riwayat selain Tirmidzi dengan redaksi: “Jagalah Allah, niscaya engkau akan senantiasa mendapati-Nya di hadapanmu. Kenalilah Allah di waktu lapang niscaya Dia akan mengenalimu saat kesulitan, ketahuilah bahwa apa yang ditetapkan luput darimu tidak akan pernah menimpamu dan apa yang telah ditetapkan menimpamu tidak akan pernah luput darimu. Ketahuilah bahwa kemenangan itu selalu mengiringi kesabaran, jalan keluar selalu mengiringi cobaan dan kemudahan itu selalu mengiringi kesusahan.”

Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang dikasihi-Nya. Amin yaa rabbal ‘alamin. Wallahu a’lam bishshawwab.

Rembang, 7 Nopember 2008

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: