jump to navigation

Kumpulan Puisi 25 November 2008

Posted by ibnu_taheer in Notes.
Tags: , , ,
trackback

waktu yang berlalu

aku adalah daun yg gugur
dalam musim semi yg kau ciptakan
mengeringkan asa yg tercipta untuk masa
sedemikian hidup ku rancang
agar tak berserakan
seperti mimpi dalam hening malam
seperti doa yg tersusun rapi dalam ucap-ucap bibir
aku nyanyikan lagu ini
kau menarilah
sedemikian lagu ini aku dendangkan
dengan doa bulan purnama
dengan nafas sang pujangga
berserakan seperti bintang dihari ini
aku bersinar tak akan lelah
seperti mentari
kau teruslah berlari ditengah kerisauan
aku mananti dalam ribuan tahun jarum karat.

BUNGA DIPADANG GERSANG

Dipadang gersang tumbuh sekuntum Bunga Mawar
Tercium semerbak harum bunga
Kau terelok akan keindahannya
Kau tak tahu bunga yang kau petik Bunga Mawar Berduri
Kau simpan dalam ruang tidurmu
Dalam setiap derap langkah dan hari-harimu
Tlah kau lalui bersama dalam suka dan duka

Tanpa praduga dan prasangka Bunga Mawar itu jatuh
Jantungmu berdegup kencang, langkah kakimu pun berhenti
Kau ambil bunga yang jatuh ketanah
Tanpa kau sadari Bunga itu tlah melukaimu

Guinevere

Pada pandang mengayunkan langkah kaki,
berkejaran dengan temaram senja.
Lembayung merah membayang,
lesu, getir dan sunyi menerbangkan
kepak-kepak kepenatan.
Guinevere, pada pelita malam dan
kelip-kelip bintang, hinggap tinggi
kepada malam yang masih panjang.
Sejenak aku melupakan diri,
berbisik angin lembah membisikan getar-getar gairah
kepada api kecintaan untuk dirimu.
Tergeletak dalam layu dan sosok gersang,
embun pagi menghidupkanku untuk tegak berdiri
dan membangun kembali impian.
Di puncak kubah sebuah tempat ibadah,
aku terkapar gamang, kupaksa tuk menatap cakrawala
dalam detak-detak temaram yang menghujam.
Kucari pelita, tengadah ke langit,
tidak ada bintang-bintang,
kubuka baju selubungku, tak kurasakan desiran angin
yang menghidupkan harapan-harapan.
dunia ini telah sepi, cedera dan tinggal sebagai sebuah tanda yang cemas
untuk nanti akan dikatakan sebagai apa.
Guinevere …..
dalam diamku memimpikan pagi,
aku masih terasing pada sebuah malam yang aneh.
Aku diam …. diam ….
hingga kutemukan sebuah bara dalam hatiku,
kemudian aku berdiri telanjang,
aku berkata lirih “sialan Engkau Tuhan”
dan malam pun semakin sepi, sunyi
bersama kelip kecil lentera yang akan segera padam.
Berakhir …….

love

Love is It
Love is unpredictable Love is uncontainable
Love is reliable Love is infallible
Love is right Love is wrong
Love is weak Love is strong
Love is good Love is pure
Love is real Love is sure
Love is jealous Love is pain
Love is lost Love is gained
Love is naked Love is raw
Love is everything Love is all
Love is here Love is there
Love is beautiful Love is fair
Love is great Love is shit
Love is demanding Love is it….
Paul LaFalce

rindu jiwa

Hilangnya asa
Hilangnya rasa
Hilangnya gairah
Itu semua karena cinta
Tapi cinta……..
Bisa membuat indah
Bisa membuat bahagia
Bisa pula membuat derita
Jika kau merindukan-ku
Bacalah puisi-puisi-ku
Melalui itu, kau bisa melihat jiwaku
Akupun merindukan mu
Selalu Rasa Cinta
Setiap saat kututup mataku
Wajahmu selalu terbayang
terbayang wajahmu setiap kali mimpiku
setiap saat kututup telingaku ingin ku melupakan
terdengar suaramu tapi ku tak mampu

Saat kubuka mata ini
Aku sadar aku orang yang tak mampu
bayanganpun hilang kembali aku sadar aku orang yang jelek
yang ada hanya ku sendiri tapi seandainya kau melihat hatiku
dan kenyataan kau tak kembali ada sesuatu dalam batinku
yang sangat ingin ku utarakan
Ingin ku utarakan isi dihatiku padamu..
tapi tak tahu bagaimana caranya
ku sudah tak perduli dengan aturan Rasa cinta yang datang tiba-tiba
yang memandang cinta hanya dengan harta aku tak mampu menolaknya
hanya aku tinggal menunggu jawabmu
Kau tahu aku mencintaimu mungkinkah kaupun menyukaiku
kau tahu aku merindukanmu
tapi mengapa kau jauhi aku
Rasa cinta yang datang tiba-tiba
apa kau ingin menguji aku
aku tak mampu menolaknya
aku pun ingin menjauhinya
Kuselalu rindu
tapi aku tak kuasa menahannya
setiap waktu
Aku hanya bisa menunggu
Walau hari berganti
cintaku berlalu
walau bumi terbalik
walau matahari tenggelam
dan bulan tak nampak
walau seribu maut menjemputku
ku selalu sayang padamu

by: RHR

KAU LAYAK TERBANG

Terpandang disudut kecil tikungan
Sinar coba hangatkan aku
seorang anak perempuan
dari dinginnya angin
menangis tersedu-sedu sendiri
sinar coba terangi aku
meratapi hidupnya ini
dari gelapnya malam

Melihat bekas rumahnya terbakar habis
Sinar coba terangi langkahku
teringat akan kedua orangtuanya
tuk maju kedepan
seraya menangisi takdir hidupnya
sinar rasuki tubuhku
setelah ia lihat temannya bahagia
dari gelapnya hidupku

Sigadis kecil pun berdiri
tak pernah berlalu
dengan gagah berani
butuhkan kamu tuk terangi hidupku
sigadis kecilpun melangkah maju
pernah jauh dariku
menggapai hidup yang baru
sinar
ku butuh kamu
Sebab kau layak terbang
kau layak terbang
kibaskan sayapmu kedepan musuhmu
tunjukanlah dirimu mampu
railah hidup barumu yang menunggu

Cobaan saat ini pasti bisa kau hadapi
dengan gagah berani
usap kini air mata dipipi
dan langkahkan kaki lalui hari
kebahagiaan telah menanti didepanmu
by: RHR

Oh Mama Oh hujan tolonglah aku

Oh mama..oh mama
Hujan datang mengiringi langkahku
basahi tubuhku dengan air surgawi alam ini
Kasihmu lebih berharga
dari seluruh harta di dunia
menyambar membelah angkasa, langitku
kebaikanmu tak terhingga
gemuruh badai dan petir
sepanjang segala masa
menghiasi langitku yang gelap ini

Walau terkadang ku menganggapnya salah
hujan dinginkan aku
kau tak perduli dan masih mencintai
dari panasnya api yang membara
walau terkadang kau sangat tegas
hujan basahi aku
tapi kau penyayang
dari semua amarah dalam dada
hujan tolonglah aku
Maafkan aku yang selalu melawanmu
dan terkadang tak menghiraukanmu
jangan biarkan air matamu mengalir
itu adalah surga bagiku
Maafkan aku Mah…….

by:RHR

Cinta Aku Mengerti

Bila kau mencintai seseorang
Tak perlu katakan lagi
cintailah dengan cara sederhana
aku pun mengerti
karena..
tak perlu banyak bicara
mungkin esok lusa
aku tahu
orang yang kau cintai
adalah orang yang paling kau benci
Semua telah berlalu
kenangan masa lalu
Dan bila kau membenci seseorang
bencilah dengan cara sederhana
Ku akan pergi
karena..
tak akan kembali
mungkin esok lusa
ku mengerti
orang yang kau benci
ku pergi
adalah orang yang paling kau cintai
Walau kenangan ini tak terasa indah
kan selalu kuingat
walau saat-saat bersamamu
tinggalah mimpi bagiku

by: SaRAH

satu canda yg ku ciptakan dari perih

matahari
tertawa
turun kebumi
lihat diri ku yg dilanda mabuknya cinta
ku minta tolong
bakar sisa2 nafas masa lalu
kemudian rangkai rembulan diufuk timur
tapi pindahkan agar
ia terbit di ufuk barat
ahhh…
tak perlu takut akan akhir
semua jadi bahagia
semua yg tertutupi akan terlihat
tak ada samar
tak ada mega
dan juga hanya teriknya iya bernyanyi
dan siapa aku?
Tuhan bertanya dalam malam
dalam mimpi ku
aku menjawab
tapi bisu
keluh bibirku
bukan berontak
tapi tak kuasa aku tertakjub pada dunia
pada mahkluk ciptaan-Nya
pada janjinya aku bariskan awan
yg hitam didepan kemudian yg putih kurangkai belakangan
agar hujan pertama datang
agar aku dapat menagis
agar aku dapat berdoa
susun cerita diujung senja
agar dapat ku berikan kepada
penguasa abad
penguasa hari,waktu dan air mata.
banda aceh
26 may 0

ungkapan hati

daun gugur
yg mendengar langkahku
angin yg berhembus
yg mendengar detak jantung ku
katakan padanya
aku merindukan lamunan
merindukan tawanya
aku mencintainya
melebihi apa pun
melebihi mentari terik
melebihi purnama temaram
tapi tak selebih mencintai pencipta wujud
Puisi Hari Ini
18Dec2007 Oleh: Kenzt dalam: Puisi KenzT
Hari ini aku mencintaimu
Seperti kemarin ketika rasa ini mulai tumbuh
Hari ini aku tetap mengharapkanmu
Seperti mula aku memintamu mendampingku
Hari ini tak ada satupun yang berubah
Hanya waktu yang semakin panjang untuk sebuah penantian
Tapi kupastikan… hari ini tetap kan ada sepanjang masa
Sayap patah

Sayap2 aku yang patah…
Aku bentangkan dengan jiwa terluka
kucoba paksakan namun angin begitu kuat…
aku mulai sadar begitu sempurna purnamaku…
Aku jalan merangkak kelangit
hanya tertatih dan melayang…
jauh diatas kau tak tersentuh…
kubalutkan luka sayapku…
Ku tunggu angin reda diudara
berdiri dipunggung merindukan bulan berharap
menemukan satu jarum diantara ribuan jerami…
oh takdirlah yang menguatkan aku dan akan ku tunggu sempurnaku demi bulan dan jerami emasku hingga sinarnya menerangi sadarku…
pada dia yg selalu

kisah dalam mimpi
kususun walau aku terjaga
walau seribu jarum menusuk jantung
buat diriku terdiam
pada pola tingkahnya
makhluk itu adalah indah
ciptaan surgawi yg mengetuk sanubari
yg membuat ku tersenyum
suaranya tak membuat ku gentar
parasnya membuat ku gemetar
pada hari yg kulalui
dia membuatku lupa pada luka
perihnya yg kutanggalkan
darahnya yg kukeringkan
ketakjubanku yg kuhitung
bukan kesalahan nafas
bukan rasa akan asa
bukan lelah pada malam
karena malam aku melihatnya
dibawah purnama aku memperhatikannya bernari
aku mencintainya
sejelas-jelasnya
seperi embun yg enggan lepas dari ilalang.
medan
30 may 08
Di Bayang Wajahmu

Melalui senja ini,
dalam temaram cahaya matahari
kulihat guratan hatimu terukir
untuk mengatakan sebuah kata.
Kata yang lepas, bebas seperti rajawali yang terbang tinggi
dan suci seperti api malam menyibakan kabut dingin.
Dibayang wajahmu, kulihat segurat senyum
lambaian kasih yang tegar dan tiada gentar menjelang
gelap malam yang mulai membayang.
Dalam temaram senja ini, kulihat pelita matamu
memancarkan harapan-harapan manusiawi yang suci
untuk dunia yang cedera, letih dan penuh kepalsuan.
Sebelum senja ini beranjak gelap, engkau sapa pejalan ini
dengan senyum mu sembari engkau berkata
“dunia ini masih membutuhkan para pejalan sepertimu,
agar tempat-tempat hidup ini menyandarkan maknanya
dapat engkau ceritakan kepada mereka yang masih setia
dan mencintai hidup”
Sejenak aku lihat, temaram senja pun menjadi gelap,
engkau pergi bersama cahaya matahari yang lepas dari cakrawala.
Kemudian sepi mulai bertahta untuk malam-malam yang aneh.
(mengenang dian, jogjakarta Mei 2006)
Sayap patah
Sayap2 aku yang patah…
Aku bentangkan dengan jiwa terluka
kucoba paksakan namun angin begitu kuat…
aku mulai sadar begitu sempurna purnamaku…
Aku jalan merangkak kelangit
hanya tertatih dan melayang…
jauh diatas kau tak tersentuh…
kubalutkan luka sayapku…
Ku tunggu angin reda diudara
berdiri dipunggung merindukan bulan berharap
menemukan satu jarum diantara ribuan jerami…
oh takdirlah yang menguatkan aku dan akan ku tunggu sempurnaku demi bulan dan jerami emasku hingga sinarnya menerangi sadarku…
Sebersit indah lamunan kala lalu
angin berhembus
memberi Nafas pada hidup
Menyibak kabut meredup
Membentang Indah Warna Pelangi

Balut Garis fatamorgana
Kembali membawa kepak masa itu
terteguk kembali gelisah resah
terbuai angan kembali merayu rayu

titian putaran waktu
Kembali memutarkan
Melantunkan lambaian kasih
Sebersit indah lamunan kala lalu

dengan kata tak bersuara
Aku berteriak dalam diam
Tentang rasa ku kepada bidadari
aku merindukan..aku mencintainya..
Tapi semua tertelan hening yang bening

pelita indah bersambut
memancarkan harapan dan impian diri
tapi harus kubunuh ingin yang terlalu mengingini
Kubuiarkan mimpi lepas dari cakrawala nurani
Biarlah semua kembali bisu tanpa jejak sebuah hati

Depok 2 Juli 2008
Original By Erwin Arianto

SEBUAH RUANG RINDU

Aku mencari,..
Didalam ingatanku
Dilubuk hatiku
Dijejak langkahku
Didetak nadiku
Dihembusan napasku
Dialiran darahku
Disepanjang waktu

Dan kutemukan,..
Jiwa yang menyapa
Dalam sebuah ruang rindu

Lalu,..kuserukan gaungnya
Dilengkungan pelangi
Dikerlipan bintang
Dipijaran surya
Digemerlap bulan
Digugusan mega
Dipenghujung lautan
Diluasnya angkasa
Diseluruh penjuru semesta

Hingga detaknya
Mendekap keajaibanmu


Regards,
Hapsari Wirastuti Susetianingtyas

Madah cinta mimpi

Wahai sayang ku…..
Ujung jarimu ku kucup mesra malam tadi
Arrrghhhhhh…!
Rupa-rupanya aku bermimpi…..!
Salahkah jika aku bermimpi…?
Berganding mesra bersama mu disebuah taman
Lalu mengikat janji asmara dakapan mesra
Sehidup semati hingga keshurga….
Salahkah jika aku bermimpi?
Mengharap cinta mu sepenuh hati dan jiwa-raga
Suka dan duka hidup bersama
Sehingga kehujung dunia…..
Salahkah jika aku bermimpi?
Menyintai diri mu sehingga mati..!

MADAH CINTA RINDU 03

Tahukah kau ….sayang ku?
Masa berlalu begitu perlahan tanpa diri mu..
Diri ku jadi tidak menentu…!
Aku rindu ingin bersama mu
Aku rindu ingin menyentuh mu
Aku rindu senyuman mu..
Aku rindu belai manja mu
Aku rindu nada suara mu
Aku rindu sentuhan mu
Aku rindu belaian kasih mu…
Arrrggghhhhhh…!
Aku dilamun rindu…!

MADAH CINTA LAGU RINDU

Ingin ku nyayikan lagu rindu
Ingin ku luahkan rasa hati ku
Hanya pada mu
Kerana aku rindu
Terlalu rindu…
Aku cinta pada mu!
MADAH CINTA – HARI RAYA IDIL FITRI

Ku ucapkan kepada semua umat islam
Selamat menyambut hari raya idil fitri
Maaf zahir dan bathin
Dan…
selamat bertemu dilain masa
Dan dilain tulisan

MADAH CINTA DAN KARYA SASTERA

Aku tengok….
Mereka bukannya sibuk menulis!
Mereka bukannya sibuk menambahkan hasil karya mereka!
Tetapi….
Apa yang aku nampak ialah…
Mereka lebih sibuk berbincang, bercerita dan berborak pasal teory sastera!
Botol kicap atas meja
Banyak cakap kurang kerja!
Mereka sibuk mengkritik puisi orang lain!
Mereka sibuk mengulas karya orang lain!
Mereka sibuk cakap ini….cakap itu…..!
Namun….memperbanyakkan hasil karya itu sendiri…mereka tidak pentingkan!
Itulah yang telah aku lihat kenyataannya!
Botol kicap atas meja
Banyak cakap malas kerja!
Kalau tukang cakap memang banyak!
Kalau tukang mengulas memang banyak!
Kalau tukang nak betolkan tulisan orang lain memang banyak!
TETAPI….
Tukang mengarang dan meluahkan rasa hati jiwa sendiri…AMATLAH sedikit!
Botol kicap atas meja
Jangan dibiarkan masuk angin
Kan nanti ….tak sedap pulak rasanya!
Aku berpendapat…
Apa yang penting ialah menghasilkan karya sastera itu sendiri!
Yang penting Menghasilkan LUAHAN inspirasi masing2!
LUAHAN…
Demi luahan……
Demi luahan…demi luahan…!
Itulah yang lebih penting!
(samada orang lain suka atau tidak..itu tidak penting!)
Kerana yang sebenarnya…
Apabila kita cuba menghasilkan sebuah hasil karya dengan luahan rasa hati kita….
Kita SEBENARNYA telah bekerja MENGGILAp HATI JIWA KITA SENDIRI…!
Kita sebenarnya telah berusaha melembutkan dan memperhaluskan hati perasaan jiwa kita sendir!
MENGILAP DAN MENCUCI HATI JIWA SENDIRI ITU ADALAH PENTING..!!
Aku kata…
Bekerjalah dan berusahalah mencuci hati jiwa sendiri sepanjang hayat!
Dan aku kata lagi….
Seni tulis sastera itu….adalah salah satu alat pencuci hati!
Alat pelembut hati jiwa sendiri…!
Barangkali …kita TIDAK akan berjaya untuk mencuci hati jiwa SEMUA manusia dengan karya kita!
Barangkali …karya kita TIDAK berjaya memuaskan hati orang lain!
Barangkali …karya kita di tuduh rendah nilai sasteranya!
Barangkali …karya kita dikata…tidak mempunyai nilai mesej yang baik kepada masyarakat!
Barangkali….
Barangkali….
Namun yang pentingnya ialah….
Kita telah berjaya menyentuh perasaan hati jiwa kita sendiri dengan karya kita!
Kita telah berjaya bekerja mengilap dan mencuci hati jiwa kita sendiri dengan hasil karya kita!
Kita telah berjaya melembutkan kerasnya hati kita sendiri dengan hasil karya kita!
ITULAH YANG LEBIH MUSTAHAK!
Kerana itulah…
Saorang seniman itu sebenarnya bekerja memperindahkan hati jiwanya sendiri supaya…lebih berjiwa halus, indah, lembut lagi murni!
PUISI CINTA SUDAH HILANG!
Aku sudah tidak berdaya!
Puisi cinta ku sudah hilang!
Hilang entah kemana..?
Hati ini menjadi begitu membara
Bila mendapat tahu kisah seorang suami celaka yang suka memperbodoh2kan isterinya!
Kesian si isteri itu!
Kisah si isteri yang sering ditipu olih suaminya!
Kisah si isteri yang sering digertak2 olih suaminya…supaya taat dan patuh kepada suaminya yang laparkan wang ringgit serta membesarkan egonya!
Kisah si isteri yang dihalang olih si suami daripada dapat pergi bercampur mesra bersama ahli keluarganya sendiri!
Kisah si isteri yang dilarang olih suaminya dari pergi mengaji al Quran kerumah ibunya!
Kisah si isteri yang dilarang olih suaminya dari mengaji al Quran bersama2 adik beradiknya!
Kisah si isteri yang sering diperbodoh2kan dan digertak2 olih si suami …yang mengunakan hujah2 agama … agar si isteri menjadi bahalul mengikut perintah si suami tanpa usul periksa!!
Kisah si suami yang pandai berpura-pura dan berlagak alim dan warak dihadapan orang lain semata2 untuk mendapat pujian dan wang ringgit dari orang lain!
Kisah si suami yang sering rasa dengki dan busuk hati terhadap kelebihan orang lain!
DAN…
Kerana itulah…
Aku telah kehilangan puisi cinta ku!

MADAH CINTA DAN HARI RAYA IDUL FITRI

Bulan Shawal berkunjung tiba
Ramadhan sudah berlalu pergi…
Takbir hari raya dilaungkan
Memuji Tuhan sekelian alam
Penuh kesyukuran dalam rintihan
Penuh harapan…..
Wajah ceria berpandangan
Saling maaf – bermaafan
Buang yang keruh ambil yang jernih
Bertekad azam didalam dada
Memperbaharui amal dihari muka.
Hidup didunia hanya sementara
Peluang beramal sentiasa terbuka
Pencucui isi dada dari daki dunia
Satu perjalanan keluhuran jiwa
Meniti usia kehari tua.
MADAH CINTA DAN BULAN RAMADHAN KU

Kali ini bulan ramadhan tiba lagi!

Seperti biasa ramai umat islam berpuasa…
Aku tidak pasti berapa ramaikah yang berpuasa kali ini…
Kadang2 aku terfikir…
Cuaca tidak menentu
Kadang2 panas dan kadang2 hujan
Kenderaan begitu sibuk dijalan raya kota
Manusia zaman ini begitu ligat bergerak kesana kesini
Masing2 dengan usaha masing2 cuba mengejar kejayaan kehidupan….
Ada yang stress dan ada yang keletihan
Masih adakah yang sanggup berpuasa di bulan ramadhan ini..???
Masih adakah yang mahu membersih diri fikiran hati dan jiwanya dengan berpuasa di bulan ramadhan..??
Entah..lah!
Aku pun tidak tahu…
Apa yang ku tahu ialah…
Bulan ramadhan sentiasa bakal tiba setiap tahun!
Selagi dunia belum kiamat!
MADAH CINTA SEDIH
Hatiku terluka lagi!
Siapa yang dapat memahami diri ku ini?
Pada sekeping hati nurani
Dan pandangan yang jauh serta sebuah shurga
Satu kebenaran….
Bagai perisai dan sebuah senjata
Pemagar diri yang terluka ini.
Hatiku terluka lagi..!
Disebalik kabus kejahilan dan kedegilan
Mereka2 yang mengambil mudah erti kewujudan
Pada sekeping hati…
Dan sebuah impian kesejahteraan
Yang pasti kekal abadi!

MADAH CINTA SEBUAH TULISAN.

Wahai kawan2 ku…
Dengarlah bisikan kata2 ku ini.
Tulislah wahai kawan2 ku..!
Tulislah madah cinta mu
Tulislah puisi cinta mu
Tulislah apa2 yang telintas dihati mu!
Rasakan getaran suara hati naluri mu
Biarkan ia bersuara menjerit
Biarkan seisi dunia mendengarkannya luahannya
Luahan rasa hati seorang manusia!
Wahai kawan ku…!
Jangan engkau berdiam diri
Jangan engkau hanya menjenguk disana sini
Komentar sana komentar sini!
Bukankah engkau juga mempunyai rasa hati?
Sedikit naluri untuk berpuisi?
Wahai kawan ku…
Percayalah bahawa …
kita cuma insan biasa
cuba meneroka rahasia kehidupan
Sama-sama juga ada kekurangan
sama-sama ada sedikit kepahitan
Didalam merenangi lautan madah cinta ini
cuba membongkar rahasia hakikat puisi cinta!

PUISI CINTA AIR MATA

Jangan engkau titiskan air matamu ……wahai manis ku!
Jangan engkau murungkan wajahmu ….wahai manis ku
Jangan engkau kurungi diri mu ………… wahai manis ku
Kerana aku…..
Tidak akan dapat meneruskan hidup ku ini
Untuk melihat engkau
Terus berduka!
PUISI CINTA TIDAK DATANG LAGI.
Aku tahu
PUISI CINTA sudah mulai pergi
tidak datang lagi
sudah lari jauh dariku
terlalu jauh
entah dimana.
Aku tahu
PUISI CINTA sedang sakit
tidak lagi bangkit
terlalu uzur untuk memandang ku
tidak mahu bersama ku
dan bosan terhadap ku.
Aku tahu
PUISI CINTA mulai benci terhadap ku
Kerana aku….
dan ramai manusia lain…
sudah berhati batu!
PUISI CINTA KENANGAN BERSAMA.
Pada sekuntum mawar yang mekar
dan air sungai yang mengalir
disitu ku lihat
terukir wajah mu
dan tertulis….
kisah cinta kita berdua.
Sebuah nostalgia yang lalu
tidak mudah untuk ku lupakan
dan masih ku simpan erat-erat
didalam sebuah potret
wajah kita bersama.
PUISI CINTA AKU MIMPI.
Semalam aku bermimpi
datang seorang puteri
melafaskan kata-kata cinta nya kepada ku
Dan aku tersadar dari lena ku.
Harum baunya
Maseh sahaja terasa
Dan diri ini
Sering terbuai dek mimpi
Lalu aku sering bertanya
bilakah kita
dapat bertemu lagi….

Mawar dan kupu – kupu

siang iTu…
aQu duduk merenung…
saat itu…
angin bErhembus dengan lembut….
meninggalkan semilir semilir dingin pada kulitku…
maTahari mEmancarkan sinarnya yang terik…
Tiba – Tiba
kuLihat seekor kupu -kupu…
terbang melintasi bunga – bunga yang ada di halaman
sampai pada akirnya dia hinggap di salah satu tumbuhan berwarna merah
yang mempunyai bau harum yang kusebut mawar…
aQu mulai membandingkan sang mawar dan sang kupu-kupu
keduanya sama – sama cantik
namun kecantikannya terbentuk secara berbeda…
sang mawar yang harus di rawat secara hati – hati karena sangat rapuh
namun memiliki duri yang sangat Tajam…
sang mawar yang manja dan rapuh…
sang kupu – kupu yang berasal dari ulat yang sangat jelek dan akirnya
menjadi kepompong yang tak kaLah jeleknya…
namun pada akhirnya menjadi kupu2 yang cantik…
sEmua karena perjuangannya….
sang kupu – kupu yang mandiri dan kuat…
dan aQU pun berpikir…
mana yang lebih baik…
kian kuberpikir,
smakin tak kutemukan jawabannya…
namn akHirnya aQu tau…
keduanya sama2 penting…
saling melengkapi…
sama2 melalui perjuangan untuk menjadi canTik…
sang mawar menumbuhkan duri untuk melindungi dirinya…
sang kupu – kupu membentuk lapisan – lapisan dalam kepompongnya untuk
melindungi dirinya…
dari situ pun aQU sadar…
sETiap perempuanpun mengeluarkan duri untuk melindungi dirinya, walau
terkadang duri itu menusuk dirinya sendiri…
sEtiap perempuan pun membuat Lapisan2 yang di sebut topeng untuk
menutupi kekurangan dirinya….
karena Tak ada ornag yang sempurna…
dan Tidak ada perempuan yang terlahir benar-benar sempurna….
Kecantikan setiap perempuan terbentuk dari proses yang panjang dan
terkadang menyakitkan….

Perempuan cantik tidak hanya di nilai dari penampilan luarnya saja….
namun juga dari hatinya…
karena jika Hatinya bersinar maka di mata orang Lain… ia mEnjadi
cantik sEmpurna…..

Sajak Untuk Kamu

Sahabat…
Adakalanya hidup terpaku di persimpangan
Diam tanpa gerak dengan tatap mata yang kosong
Langkah tergontai tak tentu arah
Semua pasrah…pasrah akan kematian yang semakin mengarah

Rutinitas harian tidak lebih bagai mesin penggerak raga
Robot² tanpa ambisi lalu lalang di setiap pagi
Mereka sk…dengan keskan yang tak pasti
Mereka lelah…lelah untuk sesuatu yang tak terarah
Jiwa² yang lelah ini…
….semakin terkulai lemah…
Mereka ingin singgah di singgasana nan damai
Namun tak ada yang mengerti…
….dan tak ada yang mau memahami…
Hidup dipandangnya tidak lebih seperti budak zaman
…yang tunduk…patuh pada kehendak tuan
Mereka ingin bersandar di pundak kepasrahan
Mereka ingin berjalan dengan tongkat penuh keputusasaan
….tapi tidak ada alternatif lain…
Kecuali berusaha tetap bertahan…

Hampir setiap orang sudah tidak peduli dengan makna hidupnya
Makna hidup bagi dirinya adalah bagaimana agar tidak lapar…
Bagaimana agar tidak haus di muara sungai keegaliteran
Pandangannya hanya sebatas hari ini…
Karena esok hari adalah mimpi
Masa depan hanyalah sebutir angan
Akankah hari esok masih ada untuknya…? ??

Sahabat…
Aku di sini menatap setiap langkahnya
Jejak kaki itu nampak semakin jelas di pematang sawah nan basah
Aku terhenyak… akan setiap jerit tanpa suara
….yang lirih menyisakan isak tangis derita
….dengan nafas tersenggal – senggal
….berusaha menghirup segarnya polutan peradaban
Aku terbelalak atas setiap asa di balik awan jingga
….yang hanya mampu menyuguhkan sensasi penuh kekejaman
….yang hanya mempertontonkan rasa permusuhan
….yang hanya menampilkan impian – impian
Sementara kita hidup berpijak…
….di antara daratan dan lautan yang terbentang

Aku tafakur….
….tafakur atas setiap langkah yang telah kutempuh
Adakah jalan yang ku lalui ini…
….adalah jalan menuju ridlo Illahi
Ataukah sebatas menghabiskan waktu di usia yang tersisa ?
Tentu tidak….
Dan di persimpangan ini kita harus putuskan sebuah sikap
Untuk menjadi umat terbaik…
….yang selalu berpedoman pada keimanan…
Semoga….
….semoga kita bisa menemukan “Akhir Kemuliaan”. Amin

Khayal………

Bayangan yang hadir malam ini………
Melintasi hayal yang terjadi………
Berharap rembulan kan mengetahui……..
Kebimbangan akan isi hati………..

Angin sepoi-sepoi meniup hadirmu……….
Purnama terpancar dalam bayanganmu……..
Berdo’a semoga engkau tahu……….
Segala kegundahan tentang dirimu……..

Rasa rindu yang bergejolak didada…….
Tak tertahan mendobrak sukma………
Akankan harap ini kan bias……
Tak berharap kan jadi khayal semata…..

Jakarta, 26 june 2008 jam 7:28
Fonda

Kerinduan…..

Menyentuh hangatnya cinta………..
Sebagai tetesan embun…..
Senyum yang terlukis indah……..
Mendamaikan hari yang ceria……….

Bergulir damai biru nan merona………
Menghiasi cakrawala dunia………
Bermekaran bunga-bunga surga……..
Terlambangkan hati yang terpana…

Bisikan syair-syair cinta……
Dendangkan sympony ceria…..
Eidelweist yg tersenyum….
Mengisyaratkan suatu makna…..

Kerinduan memenuhi bendungan hati…..
Bergejolak menggugurkan janji…..
Melepas segenap cinta nan suci….
Tak tertahan kerinduan hati…….

(matiin lampu)

Jakarta, 26 juni 2008 jam 9:16
Fonda

Kekasihku yang baik hati

Kekasihku yang baik hati
Kau baik, kau manis, kau cantik
Ku bahagia mengenal dirimu
Terimakasihku atas cinta yang kau berikan

Kunikmati semua kasih sayangmu
Kuterbuai dalam semua cinta mu
Cinta yang murni dan suci
Dan tidak untuk menyakiti

Setiap detik yang terlewati denganmu
Adalah masa yang terindah yang kumiliki
Tak ingin ku menjauh darimu
Termanjakan aku atas kasihmu

Terimakasih untukmu atas semua ini
Ku tak mau ini berhenti
Kuharap ini tidak untuk sesaat
Kuingin ini ada selama aku bernyawa

Kekasihku yang baik hati
Kan kujaga semua ini tak ingin terganti
Ku hanya ingini dirimu disisi
Sampai nanti tiba jiwa ku harus pergi

Terilhami untuk matahariku yang baik hati Terimakasih untuk cinta yang kau beri.

Depok 2 Agustus 2007; 20:58pm
Erwin Arianto

Merekah cinta sekujur badan

Dalam dekapan buana yang mengagumkan
Kuncup putik sari menuai rindu
Yang telah kau semai semenjak bertemu

Angin bisiki untaian kata mesra padaku
Tuntun aku, tuk ungkapkan kalimat mencintai mu
Karena Mulutku terkunci
Bila tatap mata yang indah itu
Merasuk, menusuk, dan memasung relung bathinku

Kuamit jemari mu ajak arungi samudera
Menuju arah cakrawala matahari senja
Menggapai muasal mentari berbinar

Dan aku tak akan pernah resah sedikitpun
Bila jatuh cintaku padamu
Telah kau rengkuh dalam keranjang hatimu

endroadi-On the Way

Sang pencinta

Angin Cinta bertiup menyejukan
Membawa gairah pada sang pencinta
Tentang suatu impian, harapan tentang rasa bergelora
Seperti sang katak berharap kan sang hujan

Dalam sunyi malam
Sang pencinta hanya dapat menanti
Menanti di sudut jiwa menanti sejati
Sejati terwakili oleh jiwa yang suci

Dalam jiwa yang resah sang pencinta menanti
Menanti datang suatu asa yang pasti
Bukan asa yang datang untuk kembali pergi
Tetapi rasa yang untuk berbagi dan menyayangi

Sang pencinta pun semakin lelah
Dengan kalbu yang semakin lemah
Untuk menanti berkawan dengan gelisah
Penantian yang tak usai sudah

Tiba suatu masa datang lah suatu berkah
Bahwa telah datangya seorang putrid hati
Bersama dengan rasa yang dimiliki
Dengan rasa yang akan bersama sampai mati
Untuk melebur dua menjadi satu untuk kekasih hati
Yang tidak dapat terganti sampai nanti.

Dalam Perenungan malam, Hanya membuat suatu arti untuk dunia
Cikarang-Bekasi 23 Augustus 2007 08:00
Erwin Arianto,SE

Sepenggal Waktu Berdetik

Sebuah ingatan
Tersusun rapi
Dalam relung-relung imaji
terhempas di badai fantasi
Sepenggal waktu berdetik
Merambat, merangkak, dan berlari
Sebuah Elegi yang terpatri
Ada seperti tiada, terus teratapi
Kabut diri menjadi pelangi
Tidak hanya berbuih putih
Tapi teraroma Berwarna-warni
sesuatu mulia, hina, tiada lagi
Tetesan air suci
ikut mengenangi
Setelah kata lagi
kini hanya ada sepi
berpalingkah kau kini
Setelah tiada lagi nyanyi puisi
Adalah makna berharap sunyi
mungkin bukan saatnya kita meratapi
Membiarkan semua terjadi
Erwin Arianto
Depok, 15 Agustus

Keindahan Cinta

Cinta…satu kata nan indah mencerahkan jiwa…
begitulah adanya cinta
dan cinta akan senantiasa indah, meski meninggalkan luka dan lara..
Cinta adalah pembelajaran di setiap tahap kehidupan manusia. ia mengajarkan kita untuk mencintai, untuk dicintai, dan untuk menerima setiap hikmah yang diberikan.
Setiap manusia pasti pernah kehilangan, atau setidaknya kehilangan karena ia tidak bisa memiliki
tapi apakah itu menjadikan kita untuk tidak mengenal cinta kembali??
bagaimanapun kita berusaha untuk melupakan, cinta pasti kan selalu hadir

—-
Cinta dulu pernah menyentuhku, cinta terindah yang buatku tersadar tentang arti menyayangi
penuh sahaja dan ketulusan..dan aku sepenuhnya mencintai dia..tapi aku terlalu egois,..aku terlalu mencinta, aku terlalu menginginkan cinta sehingga takdir terlanjur mengambil kepingan itu dan menjauhkan aku dengan dirinya.
cinta kala itu memang serta merta kutinggalkan…
namun..dalam kesunyian dan kesendirian kurasakan hikmah terdalam akan makna cinta : ‘Sang penguasa pasti memberikan yang Terbaik untukku’…begitulah cinta kemudian hidup dalam diriku, dan dalam keyakinanku..

Kini…Entah bagaimana …cinta hadir kembali dalam indahnya…
anugerah terbaik sang Penguasa tercipta lagi,
Dia yang dengan lembutnya buatku tersadar dicintai
…dengan segenap jiwa dan hatinya, memberikan kehangatan untukku
sentuh setiap helai bunga-bunga hatiku

…apakah aku bisa menolak cinta yang begitu bercahaya ini??

tiada keraguan lagi,..dia-lah sang belahan jiwa
aku kan mencintainya sepenuh hati sebagaimana ia juga mencintaiku…
kubiarkan ia merengkuh cintaku
sedalam dalamnya

Cinta…
inilah makna cinta yang sesungguhnya……
Jiwa ini kan selamanya bersandar pada dirinya…dalam kerendahan hati

Indahnya cinta….

—intan—

?!!!

dengan belum begitu pasti,
aku memilih hidup sendiri

cinta
tak menyapaku mesra
dan bahagia

tak kutemui bidadari

wanita
sudah dipesona dunia
dan dosa

dan aku masih senang sendiri

tak perlu basa-basi
tak perlu janji-janji

tak perlu berhawa nafsu-nafsi

ringan beban
dan tanggung-jawab

lepas dan bebas
bagai burung di angkasa luas

Ilahi,
sudah kujulur hawa nafsu berahi itu;
tak seindah mimpi

Ilahi,
aku tak perlu isteri
kuperlu bidadari;
– memurni hidup dan mati

11.5.08

arti sebuah penantian

penantian adalah wujud kesetiaan
kebersamaan yang begitu singkat
membuat kita terikat
cintamu memberiku semangat
tuk jalani hidup yang penuh tipu muslihat
sarang heyo…na mani mogosipoyo

by;joenty

pesonamu

seuntai kata terungkap dari jiwa
ku ulum nada tapi tak bersuara
hanya lewat angin kutulis kata
aku …………………………….
kangen ………………………….
kamu………………………………
cayang…………………………
waktu boleh berhenti
hari boleh lewat
bulan boleh pergi
tahun boleh lewat
dunia boleh berahkir
tapi namamu selalu melekat dihatiku
by:joenty

Lamunanku

Dalam lamunanku..
Ku temukan bayang dirimu
Menari-nari dipelupuk mataku
walau tersapu angin dan berlalu
kuberharap cintamu tak ikut tersapu

Wahai cintaku..
Andai kau ada disisiku saat ini
Mungkin hatiku tak segalau sekarang ini
Aku akan memelukmu dan tak akan ku lepaskan lagi
Hanya cintamu yang buat ku mampu berdiri menatap pagi

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: