jump to navigation

Umar Yang Gagah Berani 11 November 2008

Posted by ibnu_taheer in Sahabat Nabi.
trackback

Yang aku ketahui (demikian Sayyidina Ali ra mengawali ceritanya ketika menggambarkan kegagahberanian Umar bin Khatab ra), ketika semua orang hijrah (ke Madinah) secara sembunyi-sembunyi, tapi tidak bagi seorang Umar bin Khatthab. Ketika niat hijrah sudah ditanamkan di hatinya, iapun menyandang pedang di tangannya dan panah di tangannya yang lain. Didatanginya satu per satu rumah para petinggi Quraisy di halaman rumah mereka dan memanggilnya keluar, kemudian ia menuju Ka’bah seorang diri, iapun melakukan thawaf dan shalat sunnat dua rakaat di dekat makam Ibrahim. Selesai itu ia mendatangi para pembesar Quraisy yang sudah berkumpul dan sejak tadi memperhatikan dirinya, seraya berkata,

“Hai wajah-wajah jelek cemberut, barangsiapa yang menginginkan anak dari ibunya mati, anaknya menjadi yatim, dan istrinya menjadi janda, maka hendaklah ia menyusulku di balik lembah bukit itu.”

Maka tak ada seorang pun dari mereka yang berani mengikuti tantangannya.

(HR. Ibnu Asakir, dikutip dari bukui 10 Sahabat Yang Dijanjikan Masuk Surga, Abdul Hamid Kisyik, hal. 63, penerbit Amanah Tuban]

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: